TUGAS 2 INTERAKSI MANUSIA KOMPUTER
Tugas 1 – Analisis Usability
Awalnya saya mencoba kalkulator yang sudah saya buat dengan desain standar. Dari situ saya mencoba menilai aspek usability (mudah dipahami, konsistensi, feedback, error handling, dll).
✅ Hal yang menurut saya sudah baik:
Konsistensi tombol angka (0–9):
Tata letak tombol angka mengikuti pola kalkulator fisik, sehingga pengguna langsung familiar.-
Feedback cepat:
Hasil perhitungan muncul langsung di layar ketika tombol=ditekan. -
Layout familiar:
Posisi tombol operator (+, −, ×, ÷) sesuai standar, sehingga mudah dipahami. -
Clear & Delete:
Pengguna bisa menghapus angka satu per satu atau sekaligus, membuat pengalaman lebih fleksibel.
❌ Kekurangan yang saya temukan:
Tidak ada tombol “±” untuk mengubah angka positif ↔ negatif.
-
Semua tombol warnanya hampir sama, sehingga angka dan operator sulit dibedakan.
-
Tidak ada pesan error untuk input yang salah (contoh:
10/0,5++2). -
Ukuran tombol relatif kecil jika dibuka di HP, membuatnya kurang ramah mobile.
Tugas 2 – Redesign Interface
Setelah analisis usability, saya mencoba melakukan redesign tampilan agar lebih menarik dan mudah dipakai.
Perubahan yang saya lakukan:
-
Membedakan warna tombol:
-
Angka → ungu standar
-
Tambah (
+) → hijau -
Kurang (
-) → merah muda -
Kali (
*) → biru -
Bagi (
/) → oranye
Dengan cara ini, pengguna bisa langsung membedakan angka dan operator.
-
-
Memperbesar tombol & grid layout:
Saya menggunakan CSS Grid supaya tombol lebih rapi. Tombol=saya buat lebih besar agar lebih jelas. -
Efek hover:
Saat kursor diarahkan ke tombol, warnanya berubah → memberikan kesan interaktif. -
Warna background menarik:
Saya pakai warna ungu gradasi supaya kalkulator terlihat lebih modern.
Hasilnya:
Setelah diuji, kalkulator jadi lebih nyaman digunakan, terutama karena operator sekarang lebih mudah dikenali. Desain ini juga lebih ramah pengguna mobile.
Tugas 3 – Analisis Error & Iterasi
Langkah berikutnya adalah menguji kalkulator dengan input tidak biasa, misalnya:
- 10/0 →
hasil tidak terdefinisi (infinity).
- 5++2 →
ekspresi tidak valid.
- 3*/2 →
error ekspresi.
Hasil Respons Sistem
Awalnya kalkulator langsung error atau berhenti, membuat
pengguna bingung.
Solusi yang saya buat:
-
Error Handling (try–catch):
Jika ekspresi tidak valid, sistem akan menampilkan pesan “Ekspresi tidak valid!”. -
Pesan error pop-up:
Saya tambahkan div#error_msgyang muncul di tengah layar dengan warna merah, lalu otomatis hilang setelah 2 detik. -
Validasi input:
-
Operator ganda dicegah agar tidak muncul berurutan.
-
Tombol
Cbenar-benar menghapus semua input.
-
Hasil Iterasi:
Dengan adanya error handling ini, kalkulator jadi lebih aman, mudah dipahami, dan tidak membuat pengguna bingung saat salah input.




Komentar
Posting Komentar